SHOOTLINE CORP/// BUNTOK Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah terus mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat diwilayah setempat.
Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri mengatakan, mengembangkan UMKM itu dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat di daerah ini.
“Hal itu sesuai dengan visi dan misi saya bersama wakil bupati, Khristianto Yudha periode 2025-2030 mendatang,” katanya, diruang kerja Bupati, Selasa 08/04/2025
Ia menjelaskan, pengembangan UMKM tersebut merupakan salah satu langkah dalam memperkuat ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Barito Selatan.
Menurut dia, pengembangan UMKM itu juga untuk menyokong keberlanjutan usaha masyarakat dalam menghasilkan produk yang erat kaitannya dengan budaya dan tradisi lokal di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.
Oleh karena itu, dukungan pemerintah, lembaga finansial dan komunitas lokal sangat diperlukan guna mendorong pertumbuhan UMKM, sebab UMKM merupakan pilar pemerataan ekonomi.
“UMKM merupakan salah satu peluang menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan juga untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di daerah ini,” ucapnya.
Ia menyampaikan, potensi UMKM tersebut digali dan dikembangkan sesuai kemampuan dan hobi masyarakat, karena dalam suatu wilayah pasti memiliki potensi yang bisa di kembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dikatakannya, itu dilakukan untuk memberikan alternatif kepada masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan baru melalui berbagai sektor, baik dari sektor pertanian, perikanan, peternakan maupun dari sektor perkebunan.
Anak dari mantan Gubernur Kalimantan Tengah, Asmawi Agani itu mencontohkan, seperti dalam sektor perkebunan, daun pisang saja merupakan salah satu komoditi yang dapat di ekspor ke Jepang dan banyak hal lainnya dalam sejumlah sektor tersebut.
“Melalui pengembangan dari berbagai sektor ini, tentunya akan mampu mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat,” ujar anak mantan Gubernur Kalimantan Tengah, Asmawi Agani itu.
Dengan meningkatnya pendapatan masyarakat kata dia, angka kemiskinan di Barito Selatan kedepannya akan terus berkurang dan masyarakat bisa lebih mandiri dan berkelanjutan secara ekonomi.
“Semuanya itu tergantung individu, kelompok di masyarakat dalam mengembangkan usahanya dan hal itu perlu diusulkan serta dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait supaya bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.
Pada prinsipnya, kata Eddy Raya, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan terus mendukung pengembangan usaha yang akan dilaksanakan pelaku UMKM.
“Saya meminta kepada OPD terkait serta Camat dan Lurah / kepala Desa dapat berperan aktif pengembangan UMKM secara terencana, dan merata, sehingga usaha yang akan mereka lakukan nantinya bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Ia menyadari, dalam menggerakan UMKM tersebut memiliki tantangan, baik dari segi pendanaan, pemasaran, sumber daya manusia (SDM), manajemen dan ketrampilan.
Meskipun demikian, pemerintah kabupaten harus hadir memberikan solusi untuk membangun usaha masyarakat dengan melihat lokasi potensial dan juga dalam hal membangun relasi antar pengusaha dalam pemasarannya.
Pemkab Barito Selatan juga akan terus meningkatkan kualitas layanan yang terkini mengenai teknologi berbasis digital yang salah satunya dengan memanfaatkan media sosial untuk membantu dalam memasarkan produk UMKM tersebut.
“Dengan begitu, usaha yang dilaksanakan pelaku UMKM di Barito Selatan bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses sesuai harapan bersama seluruh masyarakat di daerah ini,” pungkasnya.
Pewarta : TOMMY IA.







Komentar