oleh

Kecewa,  IPMA Kalmas Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Bupati Pangkep

PANGKEP SULSEL | Ikatan Pelajar Mahasiswa Liukang Kalmas (IPMA Kalmas) kembali berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Pangkep, Jln Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene,  pada Selasa (28/6/2022).

Aksi ini digelar sebagai wujud rasa kecewa mahasiswa terhadap janji Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) terkait penambahan rute kapal penumpang untuk warga di wilayah Kecamatan Liukang Kalmas yang tak kunjung terealisasi.

Sembari membentangkan spanduk yang bertuliskan “Mosi Tidak Percaya Terhadap Pemerintah Kabupaten Pangkep”, Jenderal Lapangan Mahmud menyebut, selama ini Liukang Kalmas tak diperhatikan Pemkab dan hanya diberi janji ‘manis’.

“Perlu saya tekankan bahwa apa yang menjadi Tupoksi bupati, hari ini saya tekankan bahwa Bupati Pangkep itu diduga ‘mandul’ dalam menjalankan apa yang menjadi kewajibannya, Liukang Kalmas itu masih Pangkep,” ketus Mahmud.

Sementara itu, Ardan Aidin selaku Penasehat Organisasi IPMA Kalmas dalam orasinya, menegaskan, ia bersama rekannya akan akan mengadukan hal ini ke Gubernur Sulawesi Selatan.

“Kami akan sampaikan hal ini ke pemerintah provinsi, Gubernur Sulawesi Selatan, kami akan sampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Pangkep diduga gagal dan tidak memerhatikan rakyatnya di wilayah kepulauan, sekali lagi pemerintah kabupaten Pangkep kami anggap gagal,” ujar Ardan.

“Kami merasa dibohongi karena tadi kami disampaikan akan diterima oleh Sekda, ternyata tidak ada, kami ke ruangan ini karena kami hargai Camat Liukang Kalmas selaku orang tua kami di Kalmas,” tegasnya.

Pada aksi ini, demonstran dipersilakan masuk ke dalam kantor daerah, tepatnya di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Pangkep, demonstran diterima staf ahli Bupati Pangkep, Ir Akbar Yunus bersama Dinas Perhubungan Abbas Hasan dan Camat Liukang Kalmas Ahmad Asnawi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *