oleh

KAI Divre II Sumbar Turun ke Sekolah, Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak Korban Banjir

PADANG | Bencana banjir yang melanda wilayah Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, menyisakan dampak mendalam, tak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada dunia pendidikan. Di tengah upaya pemulihan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali menunjukkan peran sosialnya dengan hadir langsung menyapa sekolah terdampak bencana.

Sebagai wujud nyata komitmen berkelanjutan tanggung jawab sosial perusahaan, KAI Divre II Sumbar bersama PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) mendatangi SD Negeri 5 Batang Anai yang berlokasi di Sungai Buluh. Sekolah dasar ini menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak cukup serius akibat banjir dan membutuhkan dukungan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal.

Kehadiran KAI Group bukan sekadar seremonial. Berbagai bantuan perlengkapan sekolah disalurkan langsung kepada para siswa, mulai dari buku tulis, pena, pensil, hingga kebutuhan belajar lainnya. Tak hanya itu, fasilitas pendukung sekolah berupa kipas angin juga diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan ruang kelas pascabencana.

Suasana sekolah yang sebelumnya diliputi trauma dan kekhawatiran perlahan berubah menjadi lebih hangat. Tim KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti mengajak para siswa mengikuti kegiatan trauma healing melalui permainan edukatif, interaksi ringan, serta aktivitas yang memicu tawa dan keceriaan. Anak-anak terlihat antusias, larut dalam suasana kebersamaan yang penuh empati.

Di sela kegiatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan dengan dunia perkeretaapian. Dengan bahasa sederhana dan pendekatan ramah anak, tim KAI memberikan edukasi tentang keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mengenalkan berbagai profesi yang ada di lingkungan PT Kereta Api Indonesia. Edukasi ini menjadi jembatan pengetahuan baru bagi siswa, membuka wawasan mereka tentang transportasi publik dan cita-cita masa depan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian KAI terhadap masyarakat, khususnya dunia pendidikan yang terdampak bencana alam.

“Kami tidak hanya berfokus pada layanan transportasi yang aman dan andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban sekolah dan mengembalikan semangat belajar anak-anak pascabanjir,” ujar Reza.

Menurutnya, pendidikan menjadi sektor penting yang harus segera dipulihkan setelah bencana. Anak-anak membutuhkan dukungan moral dan psikologis agar dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan perasaan aman dan bahagia.

Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa edukasi keselamatan perkeretaapian sejak dini memiliki peran strategis dalam membangun budaya sadar keselamatan di masyarakat. “Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin menanamkan pemahaman itu sejak usia dini, sekaligus menginspirasi anak-anak agar berani bermimpi dan mengenal berbagai profesi di dunia perkeretaapian,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosial ini, KAI Divre II Sumatera Barat bersama KAI Properti menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh dan berkontribusi bersama masyarakat. Kepedulian ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan pascabencana, tetapi juga memberi dampak positif berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.

Di tengah tantangan pascabencana, kehadiran KAI menjadi bukti bahwa rel kepedulian sosial dapat menjangkau hingga ruang kelas, menjaga harapan, dan menumbuhkan masa depan generasi muda.

TIM RMO