oleh

Plt Asisten I bidang Kesejahteraan Rakyat dan Danrem 091/ASN Menyerahkan Minyak Goreng ke Masyarakat.

SAMARINDA – Shootlinecorp.com – Di tengah melonjaknya harga minyak goreng dalam beberapa pekan terakhir, kini minyak goreng kemasan dikabarkan mengalami kelangkaan. Pedagang dan konsumen pun ikut terdampak kondisi ini.

Harga minyak goreng mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga minyak goreng ini tak hanya terjadi di pasar tradisional, tetapi juga pasar modern.

80.000 liter minyak goreng kemasan 1 liter untuk dijual seharga Rp 14.000. Paket minyak goreng itu akan dibagikan kepada kepada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kaltim dengan masing-masing wilayah mendapatkan 40.000 liter, untuk Kota Samarinda dan 20.000 liter untuk Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Melambungnya harga minyak goreng ini membuat Disperindagkop Kaltim gelar operasi pasar minyak goreng khusus wilayah Samarinda, Balikpapan dan Kukar, Jl. Ir. H. Juanda no. 81 Samarinda, Kamis (20/1/2022).

Plt Asisten I bidang Kesejahteraan Rakyat, Deni Sutrisno dan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si., menyerahkan secara simbolis minyak goreng itu kepada perwakilan kabupaten dan kota yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Kepala dinas Disperindagkop Kaltim, Yadi Robian Noor juga mengumumkan bahwa sesuai instruksi pemerintah pusat melalui kementerian perdagangan, bahwa di seluruh daerah di Kaltim akan memberlakukan minyak goreng dengan harga Rp 14.000 perliter.

“Mulai hari ini di Kaltim, semua merk minyak goreng kemasan harganya Rp 14.000,” tuturnya pada kesempatan tersebut.

Warga Kota Samarinda terpantau antusias mengantri untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga tersebut.

Dengan kupon yang diberikan oleh tiap kelurahan sebelumnya, pembelian minyak goreng dibatasi maksimal dua liter per orangnya.

Sumber Penrem 091/ASN.